Contoh Teks Persuasi untuk Tugas Sekolah, Begini Cara Mudah Memahaminya

Contoh Teks Persuasi – Beragam jenis teks sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya ialah teks persuasi yang kini dijadikan sebagai materi wajib yang diajarkan di sekolah-sekolah. Untuk mempermudah pemahaman, guru kerap meminta siswa membuat contoh teks persuasi untuk tugas sekolah.

Bila Sobat Okkarent sedang mencari teks persuasi, artinya Sobat Okkarent berada di tempat yang tepat. Di sini Sobat Okkarent tidak hanya akan menemukan contoh teks saja. Akan ada penjelasan bagaimana teks tersebut melalui analisa sederhana. Sehingga kedepannya, Sobat Okkarent dapat membuat teks persuasif yang otentik tanpa perlu copy-paste lagi.

contoh teks persuasi okkarent.co.id

Mengapa Perlu Belajar Teks Persuasi?

Sebelum menyalin contoh teks untuk tugas, ada baiknya Sobat Okkarent memahami alasan pentingnya mempelajari tentang teks persuasif bagi kehidupan Sobat secara pribadi. Dengan begitu, hasil belajar jadi lebih bermakna dan memiliki tujuan daripada sekadar menyalin teks dari internet demi mengejar nilai.

Perlu diketahui, teks persuasi bukanlah sekadar materi yang diada-adakan sekolah. Mempelajari teks ini dapat memberikan manfaat secara nyata. Tidak hanya mendukung kesuksesan, tetapi juga dapat mempermudah kehidupan di masa mendatang.

Dari hal yang paling sederhana misalnya, Sobat ingin mengajak seseorang menonton film di bioskop melalui chat. Bagaimana kata-kata yang tepat agar dia “mengiyakan” ajakan tersebut? Nah, ternyata dari sini baru disadari bahwa kita sudah sering membuat teks persuasi dalam kehidupan sehari-hari.

Bedanya, teks yang dipelajari di sekolah memiliki tujuan khusus yang dapat menunjang kehidupan Sobat Okkarent di masa depan. Seperti menulis argumen yang akan sering dipakai saat di bangku perkuliahan atau di dunia karir profesional nanti.

Nah, sebelumnya Sobat Okkarent sudah memahami mengapa teks persuasi penting sampai harus diajarkan di sekolah. Lantas, bagaimana teks persuasi terbentuk? Maka sekarang saatnya melanjutkan bacaan ke poin selanjutnya.

Mengenal Bentuk Teks Persuasi untuk Tugas Sekolah

Pengenalan teks dimulai dari hal mendasar, yakni arti kata persuasi serta apa yang dimaksud dengan teks persuasi.

1. Pahami Dulu Arti Kata “Persuasi”

Persuasi dalam Kamus Bahasa Indonesia, artinya mengajak, membujuk, menyuruh, atau menghimbau. Semua teks yang berisi ajakan, bujukan, dan suruhan disebut sebagai teks persuasi.

2. Kalimat dan Teks Persuasi Adalah

Berdasarkan pengertian sebelumnya, kalimat persuasi adalah kalimat yang bertujuan untuk mengajak, menyuruh, dan membujuk.

Sedangkan teks persuasi adalah rangkaian kalimat yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca agar melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang disampaikan.

3. Teks Persuasi untuk Tugas Sekolah

Karena teks persuasi ini nantinya berguna untuk kehidupan akademik dan profesional, penting bagi Sobat Okkarent untuk mengenali teks persuasi yang bagus.

Pada dasarnya, teks persuasi bersifat subjektif karena berisi perspektif pribadi penulis. Namun, teks persuasi yang bagus tidaklah berisi opini saja, tetapi juga dilengkapi dengan data, fakta, atau bukti nyata. Dengan begitu, teks persuasi yang dibuat bukan sekadar opini kosong tanpa tujuan yang bermakna.

Selain itu, untuk menggugah emosi pembaca, diperlukan penggunaan kata-kata yang tepat dalam menuliskan teks persuasi. Tidak perlu bingung bagaimana bahasa yang tepat karena akan dijelaskan dalam poin berikut secara lengkap.

Penggunaan Bahasa dalam Contoh Teks Persuasi

Guru bahasa Indonesia Sobat Okkarent akan menyebut bagian ini sebagai Unsur Kebahasaan atau kata-kata yang biasanya digunakan dalam teks persuasi.

1. Kata Bujukan

Ini adalah kata yang memiliki kesan mengajak, membujuk, menyuruh, atau menghimbau pembaca yang ada di dalam teks persuasi.

  • Ayo
  • Mari
  • Hendaklah
  • Sebaiknya
  • Diharapkan
  • Perlu
  • Harus

2. Kata Kerja (Verba) Mental

Unsur kebahasaan teks persuasi selanjutnya berupa kata kerja abstrak yang melibatkan perasaan atau pikiran untuk merespon suatu tindakan atau kejadian, seperti:

  • Mengira
  • Menduga
  • Mengagumi
  • Berasumsi
  • Menyimpulkan

3. Kata Imperatif

Selain kata kerja mental, teks persuasi juga menggunakan kata imperatif yang memberi kesan memerintah atau mempertegas kemauan. Contohnya adalah

  • Tolong
  • Jadikanlah
  • Hendaknya
  • Waspadalah

4. Kata Teknis

Karena lingkup pembacanya khalayak luas, maka bahasa yang digunakan lebih teknikal. Semisal teks persuasi membicarakan tentang “sarapan”, maka kata-kata teknis yang digunakan seperti “konsumsi”, “asupan” serta “porsi”.

5. Kata Penghubung

Kata penghubung juga tidak luput dari perhatian. Dalam teks persuasi banyak berisi kata penghubung berikut ini.

  • Jika
  • Maka
  • Karena
  • Sebab
  • Akibatnya
  • Dengan demikian
  • Oleh karena itu

6. Kata Perujukan

Unsur kebahasaan terakhir yang ada dalam teks persuasi adalah kata-kata yang terkait rujukan. Biasanya digunakan sebagai pendahulu atau pembuka paragraf dalam menyajikan data sebagai sumber rujukan opini. Beberapa contohnya adalah:

  • Berdasarkan data…
  • Merujuk pada pendapat…
  • Mengutip dari…

Menganalisa Struktur untuk Memahami Contoh Teks Persuasi

Nah, inilah yang ditunggu-tunggu. Saatnya melihat contoh teks persuasi yang bisa dijadikan sebagai referensi tugas sekolah Sobat Okkarent. Agar tidak sekadar copy-paste tanpa makna, kami berikan penjelasan struktur teks serta hasil analisa unsur kebahasaan. Jadi, ketika nanti diminta membuat teks persuasi lagi, Sobat Okkarent dapat membuatnya sendiri tanpa perlu melihat contoh serta pedoman struktur berikut ini.

Struktur 1 Teks Persuasi: Paragraf Pembuka Berisi Pengenalan Isu

Bagian ini berisi pengantar dengan menjabarkan permasalahan yang nantinya akan dibahas panjang lebar di paragraf penjelas. Berikut judul serta contoh teks pembuka yang berisi pengenalan isu.

Judul: “Jauhilah Rokok Sekarang Juga”

“Rokok dapat mengancam kesehatan, khususnya sistem pernapasan karena mengandung zat berbahaya, seperti nikotin dan tar. Berdasarkan informasi Kemenkes, sebatang rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang mana 200 di antaranya tergolong mengandung zat kimia beracun.”

Struktur 2 Teks Persuasi: Paragraf Penjelas Berisi Rangkaian Argumen

Paragraf selanjutnya merupakan penjelas dari paragraf pembuka dengan menyatakan argumen-argumen sebagai berikut.

“Makin banyak kandungan nikotin dan tar dalam rokok, makin besar dampak negatifnya hingga menimbulkan penyakit kronis, seperti impoten, penyakit jantung, kanker, dan masih banyak lagi. Pada wanita yang sedang hamil dapat menyebabkan gangguan tidak hanya pada tubuh ibu, tetapi juga mempengaruhi kesehatan janin. Bahkan bisa menyebabkan masalah serius pada bayi yang dilahirkan.”

Struktur 3 Teks Persuasi: Paragraf Penutup Berisi Pernyataan Ajakan dan Penegasan

Paragraf berikutnya adalah penutup yang berisikan kalimat ajakan. Untuk contoh teks persuasif singkat atau 3 paragraf, biasanya pernyataan ajakan dan penegasan dimasukkan dalam satu paragraf sebagai berikut.

“Dengan demikian, hindarilah merokok walaupun sebatang. Jika menghindari rokok, kita telah menjaga tubuh kita dari hal-hal yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang dapat merugikan finansial karena harus berobat. Lagipula kesehatan adalah modal utama dalam menjalani hidup ini. Selain itu, tidak merokok dapat mengurangi pencemaran polusi udara.”

Dari teks persuasi tersebut, telah ditemukan beberapa unsur kebahasaan sebagai berikut.

  • Kata Bujukan: jauhilah, harus, hindarilah
  • Kata Kerja Mental: mengancam
  • Kata Imperatif: jauhilah, hindarilah
  • Kata Teknis: nikotin, tar, kimia, beracun, kronis
  • Kata Penghubung: karena, jika
  • Kata Perujukan: berdasarkan informasi…

Itulah tadi hasil analisa dari contoh teks persuasi supaya Sobat Okkarent dapat lebih memahaminya agar nantinya tidak perlu copy-paste contoh dari internet ketika ada tugas sekolah. Sobat Okkarent bisa membuatnya sendiri dan apabila terus dilatih dapat membawa banyak manfaat di masa depan.